Kita bertatap mata
Lalu menelanjangi jiwa
Mencari kata cinta yang tersembunyi di bilik harga diri
Menemukan angkuh yang menyentuh di ruang-ruang birahi
Penyerahan akan mati-mati dahulu dan hidup-hidup yang dipaksakan
Ada kita!
Ada bicara!
Ada katup tertutup yang mengecup satu lainnya
Sama seperti asam rasa buah kebencian
Yang biasa melenguh dengan ratap manja pria dan wanita
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!