Selamat siang
Saat ini masih saja aku memijak daratan yang sama
Yang dingin dan beku, yang telah memuakkan
Aku ingin pergi meninggalkan, dan menghilang
Tak tahan mendengar suara tawa
Yang setia menggema di lingkar telinga
Dari mereka yang bahagia melihat penderitaan
Letih, menerima segala sia caci maki
Perolehan dari mulut-mulut tak tahu diri
Bermimpi, seandainya mampulah kumiliki sayap
Akan ku kepakkan hingga habis energi
Dan bertengger di pohon beraura syahdu
Melupakan kesedihan yang tertera
Tapi berlari pun aku hanya mengkhayal
Sehingga tak bisalah melangkah untuk bisa cepat terlepas
Dari permasalahan yang selalu merekat, menuju cita-cita
Aku dikejar
Dikejar penderitaan yang selalu membentuk lingakaran
Dengan keterkaitan dipupuk duka, lalu tumbuh subur
Tolonglah seseorang, pandang aku
Di sini aku curahkan suara hati
Meski tak satu pun ada yang akan peduli
Ya, aku pengecut
Karena aku ingin kabur dari pahitnya hidup
Walau aku tak punya sayap, tak bisa berlari
Masihlah ada jalan untuk pergi
Dengan membuka jalan untuk mati
...Selamat tinggal
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!