Rabu, Mei 07, 2014

Hilang

Entah sejak kapan, aku cuma mau menghilang

Pikiran itu ada tepat ketika aku kecewa pada diriku sendiri, pada kemunculanku yang tidak nampak di mata orang lain

Itu memang keegoisan belaka, sesuatu yang tidak perlu dikeluhkan lewat kata

Tapi aku tidak juga mengerti, mengapa pikiran itu tidak pernah menghilang

Dan aku tidak juga paham, mengapa aku tidak pula kunjung hilang

Kedangkalan otakku bilang, akan lebih baik kalau semua sama-sama tiada

Tapi aku tidak bisa mengenyahkan dunia

Dan keraguanku menarik keinginan untuk menggantung diri di rumah tak terpakai

“Apa yang kau inginkan? Selain menghilang?” tanya seseorang

“Kesempurnaan,” jawabku

“Dan apakah kesempurnaan itu?”

“Kesempurnaan adalah bukan aku”

Lalu hening muncul di tengah-tengah kami

Sebab ia tahu, teguran tentang kufur sudah tidak mungkin berlaku

Aku cuma mau menghilang

Lenyap yang tidak terasa padaku dan orang-orang

Binasa di antara pembicaraan murah manusia

Dan tak masalah, pun aku perlu hilang tanpa meninggalkan nama

Sebab ketahuilah; mati tanpa nama lebih baik dari hidup tanpa nama

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall