Aku tertelan jauh ke dalam mata yang bercerita tentang kemudaan dan masa remaja
Ia merengkuh abu-abu lewat warna pastel, menjadikannya buram dengan sedikit kepaksaan
Dari bibirnya keluar kata yang terlalu biasa didengarkan—berbunyi samar-samar
Aku memberikan tanda tanya tanpa pertanyaan
Ia menyatakan tanpa kulihat apa yang nyata
Ada jeda di antaranya, ada sekat di tengah-tengahnya
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!