Akhirnya hujan.
Ketika mereka berlari mencari keteduhan, aku berjalan sambil menengadahkan kepala. Mencium rintik yang menderas. Membiarkannya mengusap kepalaku, membasuh pikiran. Sesampainya pada tempat di mana aku harus berhenti bermain dengan hujan, mereka bertanya padaku tentang kekuyupan.
"Aku yang memanggil hujan ini."
Lalu mereka tertawa. Lalu aku tersenyum saja.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!