Sabtu, Juni 18, 2011

Sesuai Dengan Apa yang Tertulis

Aku kangen kamu.

Dari celah bahu yang beradu, kupikir, perlahan aku bisa tahu ke mana matamu memburu. Apakah masih hangat seperti dahulu, atau telah kamu berikan, entah kepada siapa, asal bukan aku?

Aku kangen kamu.

Sebelum tengah bulan, kala kamu tidak menyelamatkan aku. Hanya peluk tanpa cumbu, genggam tanpa kecup, dan ucapan tanpa penyelesaian. Sampai habis waktu, dan kamu berhenti mengingat harum tubuhku.

Aku kangen kamu.

Juga malam-malam kita.

Berdua, bertiga, berbelas-belas.

Tetapi, kamu, tidak pernah, mengatakan, apa pun.

3 komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall