Sampai lupa mana yang dulu atau tengah kala.
Lalu perlahan percaya, dan berterima kasih untuk yang telah bicara.
Aku ingin mencintaimu dengan istimewa yang terjaga.
Seperti manusia yang ditolong di tengah belantara.
Kehausan akan rindu Hawa.
Dan disapih selaik bayi yang menyusu di dada ibunya.*
Kemudian kembali dewasa untuk berkata,
"Lihat, aku telah baik-baik saja."
Aku ingin mencintaimu dengan istimewa yang terjaga.
Pun kalau-kalau, tiada ingat dirimu mana yang derai, mana yang tawa.
Aku masih ingin mencintaimu dengan istimewa yang terjaga.
*) Dari Kahlil Gibran - Kidung Cinta
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!