Melihat apa yang tertulis, tersebut, dan terucap. Karena belum ikhlas, belum rela, belum mampu. Masih egois dan terperangkap emosi, untuk memiliki lagi, seutuhnya dan untuk selama-lamanya. Sampai siapa yang membuang telah hilang manisnya, telah sembuh lukanya, telah tinggal bekas-bekasnya.
Rasanya sedih. Sangat sedih.
Dengan dan oleh muara kesalahan. Penyesalan, tanpa pengakuan, tanpa perasaan. Kemudian datang kembali, tertatih, memohon ampun. Sayang, tegang, dan tiada terpegang. Menunggu lapang..entah kapan.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!