Panggil namaku kalau memang aku yang kau tuju!
Jangan dengan berbisik, aku tidak mendengarmu. Jangan pelan saja, angin memakan suaramu. Berteriaklah! Mengaum! Jeritkan namaku!
Tidak perlu berulang-ulang kamu menyebut. Sekali saja kau ucap, lantas aku akan berbalik menghadapmu. Menghampiri, menjadi kelinci.
PANGGIL NAMAKU!
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!