Jumat, Oktober 30, 2009

Si Kaya dan Si Miskin

Si Kaya :

Pergi melancong dapat penggorengan
Berlayar kembali mendapat obat
Hai Miskin, ada apa gerangan
Mengapa wajahmu tak bersahabat?

Si Miskin :

Permen karet dikulum-kulum
Dicoba menguap hingga ke mata
Apalah guna aku tersenyum
Sekiranya kau bergelimang harta

Si Kaya :

Berjalan di tempat gelap gulita
Jatuh tergelincir, sakit rasanya
Maksud hati ingin bercerita
Harta ini pun tak ada gunanya

Si Miskin :

Sayang terjalin pada sebaya
Lalu putus, jadi temanan
Oh, aku tahu penyakit orang kaya!
Parno orang curi warisan

Si Kaya :

Hati tercekat sampai ke urat
Perih mendidih menjadi kaku
Benar begitu, wahai Melarat
Kawan mendekat, sebab hartaku

Si Miskin :

Karet kecil makin mengerat
Sedikit bunyi, menggoyah nada
Sialah bicaramu, Ningrat!
Karena strata kita berbeda!

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall