Teguh berdiri, setia tanpa menghakimi
Menelaah tiap deru, dengan sedikit saru
Hanya mampu terdiam, demi menjaga malam
Dan memilih menyirat, dari pada menyurat
Lihat, matahari siang memanggang
Sepoi angin yang mencelah dingin
Perairan masih selalu berkenan
Kawan daratan, pengabdian tanpa kekalahan
Ini hanya masalah waktu
Hingga semuanya menjadi semu
Tanpa warna, hanya abu-abu
Menjadilah sepi, tiada tahu-menahu
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!