Sabtu, Oktober 17, 2009

Dengki

Dengarkan sebentar

Aku pemilik hati
Pengusah atas asah jiwa
Hanya untuk satu,
melewati batas

Dan kenapa harus ada kamu?
Jelas, bukan untukku
Padahal melihat nama pun aku tidak bisa
Karena selimut benci menghangatkan pandanganku,
daripada kamu

Melangkahlah
Meski aku belum jadi mayat
Atau segala apa dalam sumpah
Karena pelayang tidak terbang
Tapi pelukis tetap mampu tercorat warna

Camkan!

Pergilah yang jauh, tapi tuntun aku
Diam pun tak apa, tak apa

Datar

Aku kaku karena sendu

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall