Aku, salah langkah
Setelah terjebak di lubang yang sama
Terjatuh lagi dengan luka yang berbeda
Satuannya, perih
Lorong terang, lalu amblas
Koridor gelap, lantas tersesat
Tidak berliku, tapi aku bodoh
Menegak saja dengan jerih
Oh, aku yang membunuh
Karenanya mati dengan sadar diri
Deraku, tidak bangun lagi
Menjadi mayat hidup, atau boneka bisu?
Hilang, tetapi tidak lenyap
Terjerumus imaji
Diikuti dengan jejak akibat
Seperti bernapas, lalu kebas
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!