Seperti Semesta sengaja
Ia tumpah manusia pada tempat tak terduga
Dilepas biar jumpa tanpa siap
Diurai bila waktu sudah tepat
Kalau kutemukan pola, apa bisa masih ada?
Lalu Semesta ikut campur,
Menjentikmu agar jatuh di pintu yang sama
Aku mau tatap muka
Satu kali lagi saja
Dengan bibir yang saling bicara,
Bukan melumat dan hancurkan kata
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!