Tidak
Tidak boleh
Jangan
Tutup lagi
Kataku
Lalu sampai kapan mau kau cabik dadamu
Beradu napas dengan paru-paru yang sesak
Kata saya
Sudah, cukup
Satu kali saja
Satu garis menekan di paha
Kataku
Tapi kau bukan penyuka metode ini
Kesukaanmu adalah dorong dan tarik
Sekerasnya, secepatnya
Kata saya
Satu kali
Tak apa-apa
Kataku
Begini?
Cuma begini?
Tidak malu dengan pergelangan tanganmu?
Kata saya
Dua belas jam lagi
Aku harus pergi
Tidak boleh ada luka yang mencolok di mana pun
Tidak boleh ada luka yang menyakiti aku dan pakaianku
Kataku
Bukankah luka itu adalah penyembuh untuk luka lebih kecil?
Seperti yang sudah dilakukan selama ini?
Sebab tidak ada ngilu di dada yang bisa dijelaskan lewat perasaan duka, begitu?
Kata saya
Ya, tapi tidak sekarang
Kataku
Sehabis dua belas jam?
Kata saya
Sehari sesudahnya
Sedalamnya, sebesarnya
Barangkali tidak apa-apa
Kataku
Boleh siram dengan garam?
Kata saya
Ya, bila luka kecilnya semakin nakal dan mengganggu
Kataku
Baik! Silakan menangis sekarang
Lalu tidur agar cepat dua belas jam
Lalu kita berteman lagi dengan apa yang tidak akan tinggalkan kita
Kata saya
Iya
Iya
*

Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!