Selamat sore, ade Dinda. Saya adalah kamu, tujuh tahun dari sekarang. Kalau kamu kedapatan membaca ini di Nokia N70mu, mungkin kamu bingung. Untuk apa saya menulis surat seperti ini? Kamu akan mengerti, kurang lebih dua jam dari sekarang. Kamu harus tahu, hari ini, 28 Desember, akan menjadi hari yang mengubah hidupmu selamanya.
Saya ingin membocorkan banyak hal padamu, agar kamu tidak larut pada kesedihan nantinya, bisa bangkit lebih cepat, dan menjadi ade Dinda si kebanggaan semua orang. Jujur saja, saya di tahun 2014 ini agak payah. Lain dengan kamu. Kamu masih punya kesempatan, dan saya akan membantu kamu. Ingat, jadilah ade Dinda yang selalu kuat, cerdas, berani, dan jujur, ya? Sekarang ini, yang masih membekas tebal tinggal kejujuranmu. Saya mau, di duniamu, kamu bisa terus memiliki keempatnya. Selamanya.
Sekarang, umur saya sudah 20 tahun. Dari segi fisik, kita tidak banyak berubah. Hanya saja, rambut kita jadi mudah rontok. Hidung kita masih kecil seperti biasa, tubuh kita masih kurus, tapi kulit kita semakin putih! Kamu akan menyukainya.
Oh, iya, tentang yang akan terjadi hari ini..
Apa pun yang mungkin menyerang kamu, percayalah, ini bukan skenario terburuk. Saya telah melaluinya, dan hidup sampai sekarang. Jadi, saya yakin, kamu pun pasti bisa.
Kamu tidak akan gagal di kelas akselerasimu karena depresi akan hal ini. Kamu bisa bangkit, lebih tegak dari saya, dan menjadi bahagia. Kamu punya teman yang akan membantumu menghadapi segalanya. Percayalah.
Dimulai dari malam nanti, kamu akan pergi dari rumah itu. Kamu akan sedih sekali, tapi kamu berjanji akan membeli rumah itu lagi. Karena, seberapa buruk pun hal yang terjadi di sana, tetap ada kebahagiaan. Semoga itu bisa menjadi janji kita bersama, ya?
Untuk bisa pergi dari sana, ada hal mengerikan yang akan kamu hadapi. Saya telah mengalahkannya tujuh tahun lalu, dan saya yakin, kamu pun pasti bisa menjatuhkannya. Kamu lebih kuat dan kamu lebih hebat. Percayalah.
Iya, kamu adalah anak 13 tahun yang kuat. Sekuat saya, bahkan.
Pada hari ini, kamu akan mengalami kekecewaan luar biasa. Kamu bahkan sempat lari ke Zat paling Tinggi karena tidak bisa mengontrol dirimu sendiri. Tidak apa-apa kalau itu bisa membuatmu tenang. Tapi, tolong, dengarkan yang satu ini—kebencian hanya akan memperburuk keadaan. Jangan membenci berlebihan karena rasa kecewamu, ya? Kamu lebih tegar dari ini, saya tahu itu.
Tujuh tahun sejak hari itu, kamu akan mendapat bayaran yang pantas. Teman-teman, kehidupan baru, ilmu, eksistensi, dan banyak hal lainnya. Jadi, jangan lagi berpikir bahwa hidup akan berakhir. Jangan bersikap seperti apa yang saya lakukan tujuh tahun lalu. Berjanjilah. Jangan lukai dirimu sendiri lagi. Fokuslah menulis dan lahirkan sesuatu yang bisa membuat kita sama-sama bangga.
Hari ini, akan menjadi hari yang selalu kamu kenang. Semoga membuat kamu senang. Sebab saya sudah bisa mentertawakannya. Menjadikannya motivasi; “Hei! Masih hidup, loh!”
Kita akan sama-sama hidup. Ya?
Tujuh tahun dari waktumu berada, akan ada kehidupan yang sayang untuk kamu lewatkan.
Jadilah kuat.
Miranda Olga Viola, 28 Desember 2014
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!