Kita telah menuju penutup
Halaman terakhir sebelum penggalan nama dan kisah-kisah kehidupan
Terkira, ada pengusaian akhir cerita
Secepatnya, seperti tiga sebelum tengah tahun
Tetapi, akulah yang menggantungkan putusan
Membiarkan dibawa helium agar terbang menuju awan
Sehingga kita menunggu hujan untuk melambangkan rasa
Berangin akan lebih sama
Seolah berbekas jawabnya, dipastikan nyatanya
Kita hendak mencapai babak penyelesaian
Menutup sampul dengan warna samar kelabu
Tidak ada pembicaraan
Buang dan lupakan
Hapus dan lupakan
Lupakan dan lupakan
Pun terdengar suara-suara, biarlah lantas dianggap mati
Agar tidak perlu lagi ada kata yang menanyakan kabar
Melenyapkan tatap mata, temu muka
Menghilang untuk selama-lamanya
Selamat untuk epilog kita
…Atau kamu masih mau mengambil alihnya?
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!