Kamis, Januari 17, 2013

Epilog

Kita telah menuju penutup

Halaman terakhir sebelum penggalan nama dan kisah-kisah kehidupan

Terkira, ada pengusaian akhir cerita

Secepatnya, seperti tiga sebelum tengah tahun

Tetapi, akulah yang menggantungkan putusan

Membiarkan dibawa helium agar terbang menuju awan

Sehingga kita menunggu hujan untuk melambangkan rasa

Berangin akan lebih sama

Seolah berbekas jawabnya, dipastikan nyatanya

 

Kita hendak mencapai babak penyelesaian

Menutup sampul dengan warna samar kelabu

Tidak ada pembicaraan

Buang dan lupakan

Hapus dan lupakan

Lupakan dan lupakan

Pun terdengar suara-suara, biarlah lantas dianggap mati

Agar tidak perlu lagi ada kata yang menanyakan kabar

Melenyapkan tatap mata, temu muka

Menghilang untuk selama-lamanya

Selamat untuk epilog kita

 

…Atau kamu masih mau mengambil alihnya?

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall