Perlukah balas untuk sesuatu yang kamu agungkan karena takut kekalahan?
Padahal, kita serupa apa yang menyeruak sama
Dan bila yang maya tidak memantulkan nyata berbalik, sebenarnya tiada karangan-karangan fiksi yang kamu dendami
Aku kalah sekali, kamu menang sekali
Kamu menceritakan pada yang dikasihi tentang anak kecil dengan tulisan dari suaranya
Mengira keadaan berubah menjadi siapa di atas dan siapa di bawah
Serupanya tidak, sungguh tidak
Sebab aku belum mengerti, kamu juga belum mengerti
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!