Aku rindu Waktu.
Aku rindu Waktu seperti debu yang menghambur dari bilik-bilik rasa pilu. Yang beradu seperti masa-masa indah terdahulu, yang mencari makna di balik selimut sendu ketika kamu merayu.
Aku rindu Waktu.
Aku rindu Waktu yang mulai dilupa selayak biru yang kamu sapu perlahan namun tertuju. Yang diluka bagai tirai membesat dua atau satu, yang dirangkap nila namun akhirnya membekas ungu.
Aku rindu Waktu.
Bukan kamu.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!