Kamis, Februari 02, 2012

Satu-satu, Dua-dua, hampir Tiga

Pada langkah satu-satu
Ada yang menyapa dan bertanya siapakah namanya
Apa yang terjadi dengan wajah tertutup muka

Bolehkah kuberi pertolongan?
Sedikit suara yang selalu bicara,
Baik-baiklah
Biar menemani

Sampai langkah dua-dua
Ada sentuh yang dicinta
Mungkin penawar sakit
Mungkin penyembuh luka
Mungkin kau lupa sedih dan perih
Oleh pengganti yang buruk rupa

Dan kesadaranmu sampai
Pada harga diri yang terancam
Maka tak pulalah capai terhitung tiga-tiga
Hampir berhenti di ganjil yang kedua

Pergi karena tidak didapatkan
Mati karena tidak diizinkan

Lalu berlalu
Lalu berlalu
Lalu berlalu

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall