Pernah, dahulu.
Ada satu suara yang bila kudengar bunyinya, tidak terasa menyenangkan, tetapi aku tahu bahwa aku menyukainya.
Sampai terpikir untuk mendengar selamanya, baik melalui erang atau sekadar membisik saja. Aku selalu ingin mendengarnya. Jauh dan dekat, keras dan lembut.
Semoga ini menjadi surat yang terakhir.
Untukmu, dariku.Yang tidak terkira, sekali waktu menjadi berharga.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!