Aku tidak ingin kamu datang.
Aku tidak ingin kamu datang, membawa aku pulang dan berlaku seperti sedia kala. Di mana ada banyak pelukan dan kecupan, serta memori yang belum terlupakan. Sesuatu yang kamu simpan, jauh di sel-sel otakmu yang paling kecil, bukan tentang aku, namun tentang dia.
Seperti indera keenam. Aku menerobos pikiranmu, dan menemukan cita yang menunggu. Di setiap tembok yang kuhantam, ada namanya tertulis dan perlahan berbunyi melafalkannya. Berulang sampai menggema.
Aku tidak boleh datang.
Seharusnya aku tidak boleh datang, sekali lagi, mengunjungi sisi-sisi yang menggeliat ketika diberi sentuhan. Aku tidak punya izin, karena ialah milik yang lain.
Sayang, pergi lebih jauh malah membuatku bertanya siapa yang sebenarnya kamu pikirkan. Jelas tidak ada yang bisa kupercaya, lalu aku melupakan kata-kata, serta semua yang baiknya kuucap untuk menengahi utara.
Semoga tidak ada yang datang di antara kita.
Ditungguin postingannya, taunya cuma satu :p
BalasHapusMasih sibuk ngerjain project?
Tuh ada lagi kan yang baru :p Lumayan nih, kayaknya 2012 bakal agak terbengkalai blognya.. Terima kasih ya sudah setia membaca!
BalasHapus