Senin, September 12, 2011

Pengganti

Dia memang masa lalu yang tidak berlalu, tetapi semoga aku menjadi pengganti yang tidak terganti.

Dia memang kenangan yang tetap dalam angan, tetapi semoga aku tetap menjadi pengganti yang tidak terganti.

Dia memang memori yang tersimpan dalam hati, tetapi semoga aku terus menjadi pengganti yang tidak terganti.

Ketika terbangun, aku sadar kalau aku hanya akan menjadi pengganti. Baik untuk yang pertama, atau kedua kali. Sampai kini.. Masih tetap pengganti.. Pun begitu, semoga, aku tidak terganti.

Cukup katakan ya, kapan aku harus pergi.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall