Seharusnya aku mengerti dan memperingati diriku sendiri. Bahwa aku adalah masa kini yang belum terlampaui, sehingga tidak memiliki harga atau pesan sama sekali.
Seharusnya juga, aku ingat, bahwa masa lalu yang selalu menciptakan senyum, sepahit apa pun bentuknya.
Aku belum terbiasa, dan sebaiknya cepat terbiasa. Yang kamu ketahui kadang membunuhmu, aku tahu benar itu. Sebelum waktunya aku terkapar terbunuh, ada bolehnya mati di tangan sendiri.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!