Pedih yang kucaci melirik lirih
Membisik terpanggil, menagih,
"Kapan lagi? Berkasih-kasih?"
Kemudiannya mati, memilih
Letih yang kurindu kini mendengus
Hilang nihil dalam tandus
Sampai, sampai, sampai terus
Mati, tergerus
Sesekali, datang menghampiri
Mencari sepi yang ikhlas diberi
Lembut yang melemah hati, kini,
Bersiap dipetik mati
Pedih memerih kembali, akhirnya
Letih memulih kembali, akhirnya
Sepi menyapih kembali, akhirnya
Mati kembali, akhirnya
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!