Mereka percaya pada agama mereka.
Menceramahi saya dengan ayat-ayat mutiara.
Suci.
Berilmu.
Dan membela diri dengan berkata bahwa tiada yang sempurna.
Padahal yang saya harap ialah tanpa cela.
Karena mereka indah oleh agama mereka.
Merendahkan saya yang menyebut Tuhan dengan Tuhan.
Mereka yang percaya pada agama mereka.
Mengais kesalahan orang untuk tahu bagaimana cara menghina.
Mencari peluang uang.
Karena kesucian mereka.
Karena keilmuan mereka.
Tidak ada yang sempurna.
Tapi saya pikir, yang tahu agama tiada punya cela.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!