Berbahagialah makhluk Tuhan yang menyembah-nyembah dengan bersimbah. Selamanya waktu berputar sesuai masanya dan menyediakan secercah cerahan yang berbahagia demi kehidupan akhirat. Dekap setiap derap dari kendaraan nabi untuk tunjukkan kebenaran perasaan siksa karena memang dirimu hidup untuk mati. Berbahagialah tanpa lupa kenyamanan pedih hati, sehingga terpikirkan olehmu, “Oh, sungguh akulah yang paling berbahagia.” Jikalau jiwamu menjadi tak tenang.., mengalunlah, melayanglah, mencintalah. Dan kembalilah dirimu untuk berbahagia. Berbahagialah.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!