Selasa, Desember 15, 2009
Tiga Tahun
Aku tidak bisa apa-apa, tapi tiga tahun ternyata berharga juga. Aku tidak dilihat, tapi tiga tahun cukup merindukan juga. Aku pasti baik-baik saja, tapi aku rindu tiga tahun sebelum dan sebelumnya lagi termulai dan selamanya tiga tahun itu. Sehingga sekarang aku tidak punya apa-apa dan semua tersimpan di ketidak-abadian yang masih menyakitkan karena penuh pendengki dan kedengkian. Aku pasti hidup bila tiga tahun berlanjut ikhlas, meski sekarang pun aku masih hidup juga. Ah, tiga tahun, tiga tahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!