Dan untuk yang kesekian kali, kepada mulut-mulut jahat yang ranum meminta kucup-kucup kecup, jangan lagi katakan aku siapa karena keadaan yang sesungguhnya aku bukanlah sekedar apa yang butuh bagaimana! Sebutkan seluruh harta yang kamu mau untuk melanjutkan kehidupan, tetapi jangan coba-coba lagi membisa dalam kebisaan yang mencukupi kebiasaan. Peluklah aku seperti kamu mencintai api panas yang melayang-layang dan memang dia tidak pernah jatuh. Melangkahlah yang jauh sebelum mampu melangkahiku! Jangan lupa seusaikan dengan pertanyaan..bahwa siapa yang pernah bilang tentang ini atau itu?
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!