Jumat, Desember 18, 2009

Dingin Saja

Rupanya, aku hidup di sini. Sekiranya nafas pun harus terbantu oleh benda-benda dingin yang aneh. Yah, tidak apalah, kalau itu baik dan mengartikan aku hidup untuk mati, kenapa tidak? Aku kan memang berpijak pada apa pun yang memilih diinjak-injak, jadi bagaimana bisa aku sambut atau disambut hangat? Jangan berpikir aku sendiri, sendirian, atau disendirikan sekarang. Sekiranya kamu tidak pernah tahu mereka yang menarik-narik bajuku sebagai pengikutku. Hasilnya? Dingin saja, kok. Nah!

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!

© Tulisanku!
Maira Gall