Matilah.
Kamu, maksudku.
Mati saja sana.
Hanya pengganggu.
Jinak yang melenjeh hina.
Baiknya, mati.
Sungguh, aku bersumpah kamu pantas mati.
Setidaknya, dari hidupku.
Dan kamu pun paham, bagaimana kabar mengambil waktu.
Matilah!
Secepatnya!
Lebih cepat lagi!
Dan aku terbangun dengan mimpi indah.
Semoga Dia mengambil nyawamu,
sayang~!
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!