Sudah sepantasnya lidah ini kelu
Bibir ini terkatup, sejauh ini bahkan mengering
Terpaku pada ibarat kata ucapan harus dijaga
Itulah ketika jujur dianggap tabu
Dan telinga seolah ditutup
Padahal sengaja dicipta dua, untuk mendengarkan
Batin itu sulit memahami
Terdorong pikiran, ditarik oleh perasaan
Lantas apa yang harus diperbuat?
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Saya menunggu komentarmu, terima kasih perhatiannya!